Enter your keyword

post

SMP IHBS GOES TO MALAYSIA

SMP IHBS GOES TO MALAYSIA

Homestay Malaysia atau Student Exchange SMP IHBS 2017 diadakan 5 – 18 November 2017 di Kualalumpur Malaysia. Program ini dilaksanakan dalam rangka menumbuhkan wawasan global bagi para peserta didik IHBS. Oleh karena itu, semua kegiatan dalam program student exchange ini dibuat guna membuka wawasan peserta didik sekaligus menyaksikan langsung dan mempraktikkan keahlian bahasa asing yang mereka miliki (Arab dan Inggris).

Kegiatan ini diikuti 34 peserta didik Kelas 7 & 8 dengan empat orang pendamping yaitu Ustadz Muhammad Fadil, Ustadz Al Fath, dan Ustadz Syeikhu. Sedangkan untuk pengawas seluruh kegiatan diwakilkan kepada Dr. Ridwan Haris.

Menurut Kepala Sekolah SMP IHBS Ust. Agus Haryono ada beberapa tujuan lain dari kegiatan ini yaitu: (1) IHBS memiliki koneksi dalam peningkatan kualitas pendidikan dengan sekolah luar negeri; (2) IHBS mendapat gambaran mengenai sistem pendidikan Islam Internasional di Malaysia; (3) Siswa IHBS memiliki pengalaman langsung belajar bersama para peserta didik luar negeri;  (4)Siswa IHBS memiliki gambaran mengenai sistem pembelajaran di luar negeri, khususnya tentang pembelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.

Kegiatan Inti dari Homestay Malaysia antara lain: kunjungan ke Sekolah Islam International di Malaysia di antaranya International Islamic School Malaysia, Idrissi International School, dan Sekolah Indonesia Kualalumpur,  pusat-pusat keilmuan di Malaysia seperti Pusat Sains Negara Malaysia, Petrosains, muzium kesenian. Pembelajaran Bahasa Arab dan Inggris bersama native speaker, pembelajaran tahfidz pagi dan petang, kegiatan Outbond, dan tur wisata ke beberapa tempat seperti Genting, pasar seni, i-City, dan lain sebagainya.

Semua siswa IHBS yang mengikuti kegiatan Homestay ini ditempatkan di Hotel Adamson Kuala Lumpur dengan berbagai fasilitas yang mendukung semua kegiatan utama dari program ini, diantaranya ialah kamar dengan kapasitas berdua yang ber-AC, mushalla tempat shalat berjamaah, halaqah tahfidz, tadzkirah, dan pembahasan hadits Arbain Nawawi; tempat makan yang representatif yang juga dijadikan tempat presentasi, muhadharah dan pembelajaran umum lainnya.

Selain itu selama berada di Kualalumpur, diadakan halaqah tahfidz setiap Shalat Subuh seperti di ma’had dengan target setengah juz, setelah Shalat Maghrib diadakan halaqah hadits arba’in Nawawi. Setelah makan malam diadakan Sesi  Interaktif secara bergilir bersama pembicara-pembicara baik yang native speaker maupun dari Indonesia, diantaranya ustadz Hassan dari Mouzambique, Ustadz Ahmad Muhammad dari Nigeria, Ustadz Ridha, dan Ustadz Muzakkir. Setelah makan malam juga diadakan sesi  pembelajaran untuk mata pelajaran umum dengan prime mobile dan buku panduan.

Orang tua diperbolehkan menghubungi putranya via telpon setiap 2 hari sekali setelah makan malam, terang Agus.